Tuesday, 11 June 2013

USA Trip - Welcome to USA

XD senangnyaa. Gimana nggak, pertama kali naik pesawat, pertama kali ke luar negeri, menuju GMT -5. Sampe dibilangin sama anak-anak, "bawa kresek, nanti muntah".. Hahaha, bodo amat, yg penting saya ke USA, dan mereka yg ngeledekin belum pernah kesana :P.
Ticket itinerary udah kami dapet dari Ginny Fern dari World Travel di Tulsa, Oklahoma dari jauh-jauh hari. Ada perubahan rute pulang dari itinerary yang kami terima sebelumnya. Rute berangkat Jakarta- Changi (Singapore)- Incheon (South Korea)- San Fransisco- Pittsburgh dan rute pulangnya Pittsburgh- George Bush Intercontinental (Houston)- Domodedovo (Moscow)- Changi (Singapore)- Jakarta. Yes, fly around the world :).

Rute berangkat

Rute pulang

Saya, Maisi dan Aril malemnya nginep di Aryaduta, kebetulan Geodin buka booth di IPA annual convention di JCC, sewa suite di Aryaduta dari tgl 14 Mei dan anak Geodin rame-rame nginep disana. Malemnya saya masih ngerjain UAS takehome Geologi Struktur Lanjut di laptop, lalu dititipin buat diprint-in dan dikumpulin, hahaha. Berangkat dari Aryaduta jam 2.30 pagi dianter Adhipa. Jam 4 kurang udah sampe Cengkareng, ditungguin Chesa sama Ade. Setelah check in di counter Singapore Airlines, kami nyari musholla sambil nunggu flight jam 5.45.


Peserta USA trip sponsored by AAPG :p (Jakarta)



Flight dari Jakarta ke Singapore 1,5 jam. Di Singapore saya belum ngaktifin data roaming, masih ngandelin wifi di airport. Transit di Changi 1 jam, lumayan sempet ngabarin keluarga, pacar dan check in di path, hahaha. 


Changi Airport (Singapore)

Dari Singapore ke San Fransisco kami duduknya misah-misah, gak ada yg sebelahan. Saya duduk persis deket jendela, sebelah saya 2 orang India suami istri. Ada satu hal yg saya lupa, dan bikin jadi gak enak banget sama ibu-bapak sebelah, pas ditawarin mau makan apa sama pramugarinya, pilihannya waktu itu nasi-ayam atau sapi-kentang kalo nggak salah, dan saya milih sapi-kentang. Aduuuuh, salah soal.. Maaf ya Pak, Bu saya lupa. Saya langsung pasang  headphone sepanjang perjalanan, 6,5 jam Changi-Incheon, dan 11 jam Incheon-San Fransisco dan pura-pura gak liat muka ibu bapak itu x_x . Di pesawat kalo gak tidur, nonton film (dari Incheon ke San Fransisco sempet nonton Alvin and the Chipmunks 1-3 walaupun udah pernah nonton, film lainnya gak pernah sampe beres karena ketiduran, hehe), atau cuma dengerin musik sambil ngeliat ke luar jendela (tsaaah..). Jakarta-Changi dikasih 1 kali makan, Changi-Incheon 2 kali makan dan 1 kali cemilan, Incheon-San Fransisco 2 kali makan, 2 kali cemilan. Totalnya 5 kali makan dan 3 kali nyemil dalam waktu 21 jam, hahaha. Flight dari Incheon ke San Fransisco kan sore, jadi sempet liat sunset di atas Pacific, daaan bagus banget.

Incheon (South Korea)


Incheon (South Korea)

Yang paling bikin kangen buat saya adalah eskrimnya; eskrim coklat kitkat dan eskrim cheesecake entah apa merk nya (SQ-016)


Breathtaking sunset view above (Pacific)

21 jam berlalu dari jam 5.45 pagi tanggal 15 Mei dari Jakarta, sampe di San Fransisco jam 1 siang tanggal yang sama. Sempet bingung tentang waktu sholat, karena waktunya berulang, dan gak tau jam berapa waktu di atas pacific. Waktu transit di Incheon, kami dikasih form isian custom declaration yang harus diisi dan diserahin di imigrasi San Fransisco. Sebelum berangkat, Pak Ben sempet cerita-cerita tentang "gerbangnya" Amerika. Kalo dari Asia itu kebanyakan masuk lewat San Fransisco, dengan bekal visa dari US embassy di negara asalpun kadang kita masih bisa aja masuk ke "secondary". Pak Ben sendiri pernah ngalamin beberapa kali masuk secondary. Katanya beliau dimasukin ke ruangan khusus, gak boleh bawa barang elektronik, gak disuruh ngapa-ngapain, lalu dipanggil ditanya-tanya terus dibalikin lagi didiemin di ruangan itu berjam-jam. Dulu, muslim/muslimah hampir mungkin masuk secondary. Sekarang ada juga kemungkinan masuk secondary, tapi gak ngincer kalangan tertentu, lebih random. Kalo setelah masuk secondary masih dinyatakan gak layak masuk, bisa langsung dibalikin ke negara asal. Alhamdulillah kami berlima lolos imigrasi. Ada mas-mas dari Batam mau ke New Orleans, kenalannya Chesa di Changi, dia masuk secondary.
Setelah lolos imigrasi, kami ngambil barang bagasi lalu check in United Airlines. Disapa sama petugasnya, apa kami dari Indonesia dan bawa Indomie, hahaha. Kesan pertama saya sama orang-orang disana, orang putihnya lebih ramah dari orang itemnya. Kemudian dicek lagi lewat scanner barang-barang yang dibawa ke cabin, termasuk jaket dan sepatu yang dipake harus dicopot. Dan orangnya sendiri harus ngelewatin body scanner sambil berpose angkat tangan :D.
Di airport San Fransisco kami nunggu 3 jam untuk flight ke Pittsburgh. Karena di United Airlines gak dapet makan, dan sampai di Pittsburgh itu persis tengah malem, jadi kami makan di semacam foodcourt disana. Waktu itu saya cuma beli fruit farfait seharga USD 5, dan air mineral USD 2,5. Perut saya masih terasa penuh setelah 5 kali makan di pesawat. Maisi dan Ade beli Burrito dan air mineral. Chesa dan Aril beli sandwich dan air mineral juga. Pada gak abis makanannya, katanya gak ada rasanya, dan dingin, hehe. Gak ada sambel pula. Ini yang saya lupa, bawa sambel sachet. Untuk makanan dan minuman mereka abis sekitar USD 11-13 per orang.
Mumpung kesana, saya dan Maisi tak lupa nyari-nyari souvenir San Fransisco. Saya cuma beli magnet 2 buah. Maisi beli magnet, post card, dan gantungan kunci. Saya beli magnet di Compass Book Inc harganya USD 4 per buah.

Welcome to (San Fransisco)

Scanner (San Fransisco)

Hall deket foodcourt (San Fransisco)

Ini burrito nya Maisihttp://maisiasr.blogspot.com/. (San Fransisco)

Di United Airlines saya dan Maisi duduk sebelahan; Maisi dekat jendela, dan saya di tengah, sebelahan sama ibu-ibu, tua tapi terlihat masih energetic, sepanjang perjalanan kalo  gak kerja pake laptopnya, dia menyulam, gak tidur sama sekali.
5 Jam berlalu, akhirnya sampai di airport Pittsburgh, beberapa menit sebelum masuk tanggal 16 Mei, ngambil barang bagasi lalu menghubungi orang dari Supershuttle. Gerimis, tapi gak terlalu dingin, mirip Bandung kalo  malem. Sampai di Hampton Suites & Inn jam 00.30 malem, check in, bersih-bersih dan langsung tidur. Bermimpi besok akan lebih menyenangkan lagi :).
Photo courtesy of: Bachesha W., Syahrial S.H., Risca M.S., Maisi A.R.


No comments:

Post a Comment